WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pentingnya mencetak regenerasi pemimpin yang melek perencanaan strategis menjadi sorotan tajam dalam gelaran Pelatihan Kepemimpinan Pemuda 2026 di Aula Sinar Hotel Pelaihari, Rabu (11/02/2026).

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Kalsel, Muhammad Anugrah, yang hadir sebagai narasumber, secara blak-blakan mengapresiasi langkah Dispora Tanah Laut namun juga memberikan catatan bagi daerah lain di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, inisiatif yang diambil Tanah Laut untuk memetakan 'DNA' sukses pemuda melalui mapping talent adalah langkah maju yang seharusnya diikuti oleh 13 kabupaten/kota lainnya.

Baca Juga Prakiraan Cuaca Kalsel Kamis 12 Februari 2026: Pagi Berawan Tebal, Siang-Sore Hujan

“Kami dari Dispora Provinsi Kalimantan Selatan sebenarnya sangat mendukung ya kegiatan pelatihan kepemimpinan ini kalau bisa dilaksanakan oleh Dispora kabupaten di 13 kabupaten/kota ya. Tapi informasi yang memang saya dapatkan, ya, ini tidak semua kabupaten/kota melaksanakan pelatihan serupa,” ujar Muhammad Anugrah usai mengisi materi.

Padahal, menurut sosok yang baru saja mengemban amanah sebagai Kabid Pembudayaan Olahraga ini, kegiatan semacam ini adalah pemantik (trigger) krusial bagi aktivis organisasi kepemudaan (OKP).

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang gunanya itu sangat bagus ya untuk kawan-kawan di organisasi kepemudaan. Karena melalui kegiatan ini, kita bisa melakukan sebuah trigger-lah, trigger jiwa kepemimpinan para pemuda agar mereka bisa mampu me-manage gaya kepemimpinan untuk nantinya bisa diaplikasikan di dunia organisasi ataupun di dunia kehidupan mereka,” tambahnya.

Dalam sesi materinya, Anugrah menekankan bahwa pemimpin masa depan tidak boleh bergerak tanpa arah. Para peserta dibekali kemampuan teknis mengenai Manajemen Waktu dan Perencanaan Strategis agar setiap program yang dibuat OKP tidak sekadar berjalan, tapi berdampak nyata.

“Kami berharap output-nya para pemuda pemimpin muda yang ada di organisasi kepemudaan ini mampu dan dapat menerjemahkan apa yang tadi saya sampaikan terkait bagaimana cara memanage waktu, kemudian merencanakan kegiatan itu secara strategis agar nanti kita bisa mendapatkan output atau hasil yang diharapkan itu yang memang yang terbaik,” tegasnya.