Cegah Kekerasan Sejak Dini, Dinsos HST Gencarkan Sosialisasi PATBM demi Perlindungan Anak
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus memperkuat komitmen dalam melindungi hak-hak anak dari berbagai bentuk kekerasan. Melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB PPPA), sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) digencarkan langsung kepada masyarakat.
Kegiatan sosialisasi tersebut dirangkai dengan pembagian pamflet dan dilaksanakan di Lapangan Dwi Warna Barabai, Senin (2/2/2026), dengan sasaran utama masyarakat yang sedang beraktivitas olahraga pagi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos PPKB PPPA HST, Hj. Masitah, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak.
“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak, serta mendorong peran aktif masyarakat dalam mencegah dan menangani berbagai bentuk kekerasan terhadap anak,” ujar Masitah.
Pamflet PATBM Edukasi Masyarakat soal Hak Anak
Melalui pembagian pamflet PATBM, masyarakat diberikan informasi mengenai:
Konsep perlindungan anak berbasis masyarakat
Bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak
Mekanisme pelaporan jika ditemukan pelanggaran hak anak
Peran lingkungan dalam menciptakan ruang aman bagi anak
Upaya ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah tindak kekerasan terhadap anak sejak dini.
Respons Positif Warga Barabai
Sosialisasi PATBM ini mendapat sambutan positif dari warga yang sedang berolahraga di Lapangan Dwi Warna. Banyak masyarakat menyatakan dukungannya terhadap program perlindungan anak yang melibatkan partisipasi aktif komunitas.
Dinsos PPKB PPPA HST berharap, kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai daerah yang ramah anak dan bebas kekerasan.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad