Menteri PPPA Dorong Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Gizi Anak dan Pemberdayaan Perempuan

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar semakin tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak yang memerlukan perlindungan khusus.

Hal tersebut disampaikan Menteri PPPA dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri terkait Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG, Rabu (29/1/2026). Menurutnya, optimalisasi Program MBG penting untuk menjadi fondasi peningkatan kualitas gizi generasi mendatang sekaligus mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan pola pengasuhan keluarga yang sehat.

Kemen PPPA mendukung Program MBG yang telah berjalan selama satu tahun dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia. Ke depan, jangkauan program perlu diperkuat agar anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus, seperti anak di panti asuhan atau rumah aman, juga dapat merasakan manfaatnya,” ujar Arifah Fauzi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/1/2026).

Arifah menegaskan, pemenuhan gizi anak tidak boleh hanya berfokus pada lingkungan sekolah, tetapi juga harus berlanjut di dalam keluarga. Karena itu, penguatan peran orang tua, khususnya ibu, menjadi kunci keberlanjutan Program MBG.
“Penguatan kapasitas ibu dalam pengasuhan dan pemenuhan pangan bergizi di rumah diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak, tetapi juga mendorong kemandirian dan pemberdayaan perempuan,” katanya.

Ia juga mendorong terciptanya ekosistem ketahanan pangan keluarga, salah satunya melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai kebun keluarga atau usaha pangan sederhana. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat peran perempuan dalam penyediaan pangan bergizi.

Baca Juga :   Meriahkan HPN 2026, PWI & Kemenhan Gelar Retret di Cibodas

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca