Salju Terdahsyat dalam Sejarah! Badai Putih Melumpuhkan Hokkaido, Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara Jepang

WARTABANJAR.COM, HOKKAIDO – Badai salju ekstrem melanda Prefektur Hokkaido, Jepang, dan memicu kekacauan besar pada sistem transportasi udara maupun darat. Ribuan penumpang terpaksa bermalam di Bandara New Chitose (CTS) akibat pembatalan massal penerbangan sejak akhir pekan lalu.

Sedikitnya 2.000 penumpang tercatat terdampar di Bandara New Chitose pada Senin (26/1/2026) setelah lebih dari 90 penerbangan dibatalkan. Kondisi ini terjadi akibat hujan salju lebat yang terus mengguyur wilayah utara Jepang tersebut, sebagaimana dilaporkan Aero Times, Kamis (29/1/2026).

Pihak bandara terpaksa membuka sebagian area terminal selama 24 jam untuk menampung para penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan. Banyak di antara mereka tidak memiliki alternatif transportasi lain dan harus menunggu hingga badai mereda.

Otoritas Bandara Hokkaido mengungkapkan bahwa gangguan transportasi telah berlangsung sejak 25 Januari 2026. Dalam periode tersebut, sekitar 7.000 penumpang sempat terdampar, sementara 56 penerbangan menuju kota-kota besar Jepang terpaksa dibatalkan.

Tak hanya mengganggu mobilitas, badai salju kali ini juga mencetak rekor cuaca ekstrem. Kota Sapporo mencatat akumulasi salju setinggi 65 sentimeter dalam 48 jam, terhitung hingga 26 Januari 2026 pukul 22.00 waktu setempat. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak pencatatan resmi dimulai pada 1999 oleh Badan Meteorologi Jepang. Sehari sebelumnya, Sapporo juga diguyur salju setebal 54 sentimeter hanya dalam 24 jam.

Dampak parah juga dirasakan sektor perkeretaapian. Operator JR Hokkaido melaporkan lebih dari 500 perjalanan kereta dibatalkan pada 25 Januari 2026 akibat proses pembersihan salju di rel. Gangguan ini memengaruhi sekitar 130.000 penumpang.

Baca Juga :   Iran Pamer Kekuatan Baru: 1.000 Drone Tempur Siap “Hancurkan” Musuh!

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca