Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menurunkan para ahli ke sejumlah titik rukyatul hilal yang dinilai strategis dan potensial untuk mengamati kemunculan hilal.
“Jika memungkinkan, masjid di kawasan IKN Nusantara yang telah diresmikan beberapa waktu lalu juga akan dijadikan salah satu lokasi rukyatul hilal tahun ini,” ungkap Arsad.
Selain kesiapan teknis, Kemenag juga tengah mempersiapkan regulasi baru berupa Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai landasan hukum pelaksanaan sidang isbat.
“PMA ini diharapkan menjadi pijakan yang jelas dan menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait dasar pelaksanaan sidang isbat,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad

