“TP Posyandu menjalankan tugas dan fungsi untuk menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penyusunan program berbasis data.
Hasil identifikasi permasalahan di lapangan akan dirangkum oleh Bappedalitbang Kabupaten Banjar sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan.
Nurgita menyebutkan, rakor menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan komitmen bersama dalam menentukan isu prioritas yang selaras dengan visi-misi Bupati Banjar serta program strategis daerah.
“Forum ini menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi dan menyelaraskan target program agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, sesuai kemampuan daerah,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas dampak pascabanjir yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Sejumlah OPD telah mengambil peran sesuai kewenangannya, di antaranya Dinas Pendidikan yang fokus pada pemulihan sektor pendidikan, serta Dinas Sosial dan Dinas Perkim yang menangani kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, termasuk perbaikan rumah.
”Perhatian juga diarahkan pada persoalan sanitasi air bersih dan pengelolaan sampah dengan melibatkan unsur kecamatan dan desa sebagai bagian dari tugas TP Posyandu Kabupaten Banjar,” tutup Nurgita. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu

