TEGANYA APARAT! Tukang Es Gabus Ditonjok dan Ditendang Sepatu Boots Usai Dituduh Jual Es Spons, Kini Trauma

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Seorang tukang es gabus bernama Sudrajat (50) mengaku mengalami kekerasan fisik dan intimidasi saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa yang melibatkan anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dan videonya sempat viral di media sosial.

Sudrajat didatangi aparat saat berjualan dan dituduh menjual es gabus berbahan dasar spons. Dalam video yang beredar luas, terlihat es dagangannya diremas hingga cairannya tumpah ke lantai. Bahkan, sisa es yang dituduh sebagai spons disebut dijejalkan ke mulut Sudrajat.

Ditemui di rumahnya di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1/2026), Sudrajat menceritakan kejadian yang membuatnya trauma dan kini tidak berani lagi berjualan di wilayah Kemayoran.

“Awalnya mereka beli es. Polisi bilang, ‘Bang, es kue, beli empat.’ Terus esnya dibejek-bejek, dilempar, kena saya,” ujar Sudrajat.

Tak lama kemudian, sejumlah orang berkumpul di lokasi, termasuk aparat dan pihak lingkungan setempat. Menurut Sudrajat, situasi berubah menjadi kekerasan fisik.

“Saya digampar, ditonjok, ditendang,” katanya.

Ia mengaku ditendang menggunakan sepatu boots hingga terpental. “Saya ditonjok, ditendang pakai sepatu bot. Enggak ada permintaan maaf sama sekali,” ucapnya dengan nada lirih.

Padahal, Sudrajat telah berulang kali menjelaskan bahwa es yang dijualnya adalah es kue atau es gabus berbahan hunkwe, bukan spons.

“Ini es asli, es kue. Bukan kayak kapas bedak,” tegasnya.

Namun, penjelasan tersebut tidak menghentikan perlakuan aparat. Sudrajat mengaku dipaksa berdiri dengan satu kaki, lalu kembali mendapat perlakuan kasar.

Baca Juga :   BREAKING NEWS! Kecelakaan Parah di Banjarbaru, Truk Kontainer Tabrak Pohon hingga Muatan Terguling ke Badan Jalan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca