Nisfu Syaban 2026 Jatuh 3 Februari, Ini Makna, Dalil, Keutamaan, Doa, dan Amalan yang Dianjurkan

Meski demikian, hadits tersebut tidak menyebutkan adanya ibadah khusus yang diwajibkan pada malam Nisfu Syaban.

Sebagian ulama hadits, seperti Al-Hafizh Abu Syamah dan Al-‘Aqili, menegaskan bahwa tidak ada hadits shahih yang secara spesifik menetapkan ibadah tertentu di malam Nisfu Syaban. Namun, mereka sepakat bahwa malam tersebut tetap merupakan waktu yang baik untuk beribadah, sebagaimana malam-malam lainnya.

Doa Nisfu Syaban

Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa. Dalam kitab Maslakul Akhyar karya Syekh Sayyid Utsman bin Yahya, yang juga dinukil dari laman resmi MUI, terdapat doa yang biasa dibaca pada malam Nisfu Syaban.

Secara umum, doa tersebut berisi permohonan ampunan, keselamatan hidup, kelapangan rezeki, serta keberkahan dunia dan akhirat.

Amalan yang Dianjurkan pada Nisfu Syaban

Dalam kitab Ma Dza Fi Sya’ban, Sayyid Muhammad al-Maliki menegaskan bahwa tidak ada doa atau salat khusus yang shahih dari Rasulullah SAW yang dikhususkan untuk malam Nisfu Syaban.

Meski demikian, menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan ibadah secara umum tetap dianjurkan. Beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:

Salat Qiyamul Lail
Salat malam merupakan ibadah yang sangat dianjurkan, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al-Isra ayat 79 dan hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa salat malam adalah salat paling utama setelah salat fardhu.

Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an dianjurkan pada setiap waktu, termasuk di malam Nisfu Syaban, tanpa mengkhususkan bacaan tertentu.

Membaca Surah Yasin
Membaca Surah Yasin atau surah lainnya diperbolehkan dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, selama tidak diyakini sebagai ibadah khusus yang diwajibkan.

Memperbanyak Doa dan Istighfar
Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, serta memohon ampunan dan keberkahan kepada Allah SWT.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad