WARTABANJAR.COM – Tottenham Hotspur meraih kemenangan krusial atas Borussia Dortmund pada lanjutan pekan ketujuh Liga Champions 2025/2026. Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB, Spurs sukses menaklukkan wakil Jerman dengan skor 2-0.

Kemenangan ini bukan hanya mendongkrak posisi Tottenham ke peringkat empat klasemen sementara, tetapi juga menjadi penyelamat bagi manajer Thomas Frank yang sebelumnya berada di bawah tekanan hebat usai kekalahan dari West Ham di Liga Inggris.

Sejak menit awal, Tottenham tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Serangan dari sisi kanan yang dikomandoi Wilson Odobert dan Pedro Porro terus merepotkan pertahanan Dortmund.

Gol pembuka tercipta melalui Cristian Romero yang memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang dari skema bola mati. Bek asal Argentina itu sukses mengonversi peluang menjadi gol, membuat publik London bergemuruh.

Situasi semakin menguntungkan Spurs setelah Dortmund harus bermain dengan 10 pemain. Daniel Svensson diganjar kartu merah pada menit ke-26 setelah VAR meninjau ulang pelanggarannya terhadap Odobert.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Tottenham. Dominic Solanke menggandakan skor lewat gol pertamanya musim ini. Bola hasil umpan silang Odobert memantul mengenai tubuh Solanke sebelum bersarang ke dalam gawang Dortmund.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum dan tak berubah sampai laga usai, meski Dortmund mencoba bangkit di babak kedua.

Posisi Spurs Menguat, Dortmund Terancam Play-off

Hasil ini menegaskan perbedaan wajah Tottenham di kompetisi Eropa dan domestik. Meski masih inkonsisten di Liga Inggris, Spurs justru tampil solid di Liga Champions dengan catatan sempurna di kandang.

Tottenham kini berada di jalur aman untuk lolos langsung ke babak 16 besar. Kemenangan atas Eintracht Frankfurt pada laga terakhir fase liga diyakini akan mengamankan posisi delapan besar.

Sebaliknya, Dortmund harus menghadapi kenyataan pahit. Tim asuhan Niko Kovac diprediksi bakal melewati jalur play-off jika ingin tetap bertahan di kompetisi elite Eropa.

Thomas Frank Dapat Nafas Tambahan