Berdasarkan data Transfermarkt, Guardiola mencatat 17 kemenangan, empat hasil imbang, dan sembilan kekalahan dari 30 laga tersebut. Catatan ini menegaskan konsistensi tim-tim racikannya saat berhadapan dengan rival sekota Manchester City itu.
Dua pertemuan pertama Guardiola dengan Setan Merah terjadi saat ia menangani Barcelona. Kedua laga itu berlangsung di final Liga Champions 2009 dan 2011 dengan hasil kemenangan 2-0 dan 3-1.
Setelah era Barcelona, Guardiola kembali bertemu Manchester United ketika melatih Bayern Munchen. Pada perempat final Liga Champions 2013-2014, Bayern bermain imbang 1-1 di Old Trafford dan menang 3-1 di kandang.
Selebihnya, pertemuan Guardiola dengan Manchester United terjadi bersama Manchester City sejak musim 2016-2017. Dari fase inilah intensitas Derby Manchester di era modern terbentuk dengan pola yang relatif stabil. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







