WARTABANJAR.COM – Warga Wonosari, Gunungkidul, sedang menelan pil pahit. Masjid Al Huda yang sudah berdiri sejak 1984 kini rata dengan tanah. Bukan karena bencana, bukan pula proyek pemerintah. Masjid itu dibongkar karena percaya janji donasi.
Masalahnya, donasi yang dijanjikan tak pernah datang.
Ceritanya bermula ketika dua orang datang mengaku membawa kabar baik, dan mengatakan ada bantuan pembangunan masjid hampir Rp1,8 miliar, dengan syarat masjid lama dibongkar lebih dulu. Pengurus masjid diyakinkan bahwa dana akan menanggung hampir seluruh biaya pembangunan. Warga pun percaya. Masjid lantas dirubuhkan.
Begitu bangunan rata, donatur menghilang. Uang tak pernah masuk. Yayasan yang disebut-sebut pun mengaku tak tahu apa-apa.
Di titik ini, warga baru sadar, mereka bukan sedang dapat bantuan, tapi kena prank donasi.(Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)
Editor Video: Nata Prima

