“Kebutuhan bahan baku Warung Tenda Lamongan kini dapat diserap langsung dari petani lokal. Ini memberikan kepastian pasar bagi petani, sekaligus membantu menstabilkan harga di tingkat konsumen,” tambahnya.
Meski demikian, untuk sementara waktu komoditas perikanan masih harus didatangkan dari luar daerah. Hal ini disebabkan adanya standar kualitas tertentu yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh petani perikanan lokal.
“Untuk ikan nila misalnya, pihak Warung Lamongan membutuhkan ikan yang gemuk, bersih, dan tidak berbau karena berasal dari keramba. Saat ini, petani perikanan di Tabalong belum sepenuhnya mampu menyediakan ikan dengan spesifikasi tersebut,” jelas Soleh.
Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap ke depan kapasitas dan kualitas produksi petani perikanan lokal dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, seluruh kebutuhan bahan baku Warung Lamongan diharapkan dapat dipenuhi sepenuhnya dari hasil produksi daerah sendiri.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad

