WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Gelandang AS Monaco Paul Pogba mendapatkan penghargaan comeback terbaik di Globe Soccer Awards 2025 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab.
Keputusan pemberian trofi itu mendapat kecaman tajam dari mantan pesepakbola Prancis Jimmy Cabot melalui unggahan di media sosial sebagai bentuk protes keras.
Cabot menilai Pogba kurang layak menerima penghargaan tersebut karena prestasi comeback dianggap lebih pantas diberikan kepada pemain lain yang pulih dari cedera parah.
Menurutnya, pemain seperti Matthieu Udol dan Nabil Bentaleb menunjukkan kisah kebangkitan yang lebih inspiratif dan layak mendapat apresiasi.
Pogba sendiri absen selama 18 bulan setelah kasus doping yang menjeratnya dan menjalani proses banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga sebelum kembali bermain kompetitif.
Kembalinya Pogba di lapangan sempat memicu debat publik karena banyak pihak memandang trofi comeback terlalu prematur untuk pemain berusia 32 tahun tersebut.
Keputusan penghargaan Globe Soccer Awards 2025 itu juga disorot karena Pogba baru tampil di sejumlah pertandingan bersama klub barunya setelah masa skorsnya selesai.
Beberapa pengamat sepakbola menilai evaluasi kriteria penilaian comeback perlu lebih tegas dan transparan dalam penghargaan semacam ini.
Reaksi penonton dan media sosial pun beragam terhadap kemenangan Pogba di kategori tersebut dalam acara penghargaan bergengsi itu.
Publik sepakbola kini menunggu klarifikasi resmi dari panitia Globe Soccer Awards soal kriteria penghargaan comeback yang diputuskan tahun ini. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

