WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Kondisi Jembatan Mali-Mali di Jalan Bypass Lingkar Mataraman–Sungai Ulin, Kabupaten Banjar, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam hingga siang hari, Sabtu (27/12/2025). Situasi ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial Instagram dan menjadi perhatian jamaah Haul Guru Sekumpul.
Dalam video tersebut, terlihat genangan air menutupi sebagian badan jalan di area jembatan. Debit air yang meningkat membuat jalur ini cukup berisiko dilalui, terutama bagi pengendara roda dua dan jamaah yang melintas secara berombongan.
Jalur Mali-Mali diketahui menjadi salah satu akses alternatif yang kerap digunakan jamaah menuju kawasan Sekumpul. Meski demikian, jamaah yang melewati jalur ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Sejumlah relawan tampak bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu mengamankan jalur, mengarahkan arus kendaraan, serta mengingatkan jamaah agar melintas dengan kecepatan rendah. Kehadiran relawan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan di tengah kondisi banjir.
Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan genangan tidak hanya terjadi di area jembatan, tetapi juga di beberapa titik lain di sepanjang jalur bypass tersebut. Bahkan, di sejumlah lokasi, ketinggian air dilaporkan mencapai dan melewati badan jalan.
Jamaah Haul Guru Sekumpul diimbau untuk terus memantau kondisi cuaca, mengikuti arahan relawan dan petugas, serta mempertimbangkan jalur alternatif lain yang dinilai lebih aman. Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

