WARTABANJAR.COM, GORONTALO – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi memilukan seorang istri di Gorontalo yang diduga diusir dari rumah setelah sang suami dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam rekaman tersebut, tampak sejumlah barang rumah tangga dikeluarkan dan ditumpuk di halaman rumah, memicu kemarahan sekaligus empati warganet. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah sang istri, yang diketahui bernama Siti, mengungkapkan kisah pilu perjalanan rumah tangganya melalui unggahan di media sosial.

Siti menuliskan kekecewaan mendalam terhadap sikap suaminya yang dinilai berubah drastis setelah meraih status PPPK. Ia mengaku telah mendampingi sang suami selama lebih dari 10 tahun, melewati berbagai cobaan dan penderitaan.

“10 tahun lebih saya merasakan semua ini, tapi saya berusaha sembunyikan semuanya. Berulang-ulang kali diselingkuhin, KDRT, tapi saya tetap sabar. Walaupun sakit yang selalu saya rasakan, saya tetap berusaha mendampingi sampai dia di titik ini. Tapi saat dia sudah berhasil, semua berubah,” tulis Siti.

Unggahan tersebut sontak memicu gelombang reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku geram, sedih, dan menyayangkan sikap sang suami yang dinilai tidak menghargai perjuangan istri selama bertahun-tahun.

Sejumlah komentar netizen pun membanjiri unggahan tersebut, di antaranya:

“Kok nggak belajar dari pengalaman yang viral sebelumnya.”
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”
“Viralkan!”
“Lagi tren banget ya P3K.”
“Subhanallah…”
“Gaji PPPK berapa ya? Saya kuli bangunan bertanya dengan lembut.”
“Sampai hati, istri sudah sabar tapi dibalas begini.”

Kisah ini kembali membuka diskusi publik tentang perubahan sikap pasangan setelah meraih status sosial atau ekonomi tertentu, serta pentingnya menghargai perjuangan pasangan hidup yang setia mendampingi dari nol.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak suami maupun aparat setempat terkait peristiwa tersebut.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad