Melalui tampilan busana adat, tarian tradisional, musik daerah, serta ekspresi seni dari berbagai etnis dan komunitas budaya, dapat disaksikan betapa kayanya khazanah budaya Tanah Bumbu yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.
Karnaval Etnik Budaya juga menjadi media edukasi, ruang ekspresi budaya, serta sarana memperkuat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.
“Budaya adalah perekat sosial, identitas daerah, sekaligus aset strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bupati berharap tumbuh rasa cinta dan bangga generasi muda terhadap budaya lokal, sehingga nilai-nilai luhur budaya tidak tergerus oleh arus globalisasi, melainkan mampu beradaptasi dan berkembang tanpa kehilangan jati diri. (Wartabanjar.com/rilis)
Editor Restu







