WARTABANJAR.COM, BARABAI – Angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat malam (19/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Peristiwa ini awalnya dilaporkan terjadi di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuan Amas Utara, namun ternyata meluas hingga empat kecamatan dan menimbulkan kerusakan pada puluhan rumah warga.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD HST, empat kecamatan terdampak yakni:
Batang Alai Utara
Limpasu
Labuan Amas Utara
Pandawan
Dampak dan Kerusakan
Kepala Pelaksana BPBD HST, Ahmad Apandi, menyebutkan bahwa angin kencang dan hujan lebat menyebabkan kerusakan rumah warga dan infrastruktur, serta menumbangkan sejumlah pohon.
Di Kecamatan Batang Alai Utara, kerusakan terjadi di Desa Telang dan Desa Muara Rintis. Dua rumah di Desa Telang terdampak ringan akibat pohon tumbang, sementara satu rumah di Desa Muara Rintis juga mengalami kerusakan ringan. Semua pohon tumbang di wilayah ini telah dibersihkan.
Di Kecamatan Limpasu, satu rumah warga di Desa Hawang RT 001 RW 001 mengalami kerusakan ringan akibat pohon tumbang. Tim BPBD memastikan lokasi sudah ditangani.
Dampak paling parah tercatat di Desa Sungai Buluh, Labuan Amas Utara, dengan 41 rumah rusak. Rinciannya: 34 rumah rusak ringan, 4 rusak sedang, dan 3 rusak berat.
Sementara itu, di Kecamatan Pandawan, kerusakan dialami di Desa Kambat Utara dan Desa Kayu Rabah, dengan total 12 rumah terdampak: 6 rusak ringan, 5 rusak sedang, dan 1 rusak berat.
Upaya Penanganan
BPBD HST menegaskan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Namun, kerugian material cukup signifikan, terutama bagi warga yang rumahnya rusak sedang hingga berat.

