DUA STRIKER TIMNAS GEGERKAN LIGA! Gol Salto Hokky Caraka dan Solo Run Ramadhan Sananta
WARTABANJAR.COM – Dua penyerang Timnas Indonesia kembali mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara. Hokky Caraka dan Ramadhan Sananta sama-sama mencetak gol spektakuler bersama klub masing-masing pada akhir pekan ini, menegaskan ketajaman mereka sebagai calon andalan Garuda.
Penampilan gemilang kedua striker ini langsung menjadi sorotan, terutama karena gol yang tercipta bukan sekadar gol biasa, melainkan penuh teknik, keberanian, dan determinasi tinggi.
Gol Salto Hokky Caraka: Aksi Akrobatik di Indomilk Arena
Hokky Caraka tampil luar biasa saat memperkuat Persita Tangerang dalam laga Super League 2025–2026 menghadapi Persik Kediri di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (21/12/2025) sore WIB.
Striker berusia 21 tahun itu lebih dulu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65 setelah memanfaatkan umpan silang matang dari Rayco Rodriguez. Namun, momen paling ikonik datang empat menit berselang.
Berawal dari umpan lambung Rayco kepada Dejan Racic di kotak penalti, bola sempat dibuang pemain belakang Persik. Tak menyerah, Hokky berlari menyambar bola liar dan langsung melakukan tendangan salto akrobatik meski berada dalam posisi sulit.
Bola meluncur deras ke gawang dan membuat publik stadion bergemuruh. Gol tersebut menjadi pernyataan kebangkitan Hokky Caraka, yang sebelumnya sempat disorot karena minim kontribusi bersama Timnas U-22 di SEA Games 2025.
Solo Run Ramadhan Sananta: Kecepatan dan Ketajaman di Malaysia
Sementara itu, Ramadhan Sananta juga tampil tak kalah memukau bersama DPMM FC di ajang Liga Super Malaysia. Pada laga tandang melawan Sabah FC, Sabtu (20/12/2025) malam WIB, Sananta langsung mencetak gol dalam 20 menit awal pertandingan.
Gol tersebut lahir dari proses yang memanjakan mata. Berawal dari umpan lambung lini belakang DPMM ke tengah lapangan, Sananta berhasil menguasai bola dalam duel udara, lalu mengambil alih situasi.
Dengan kecepatan dan kontrol bola apik, ia melewati bek terakhir Sabah FC di garis tengah, melakukan solo run panjang, sebelum melepaskan tembakan terarah yang tak mampu dibendung kiper tuan rumah.