Pemprov Kalsel Bakal Kerahkan 2.010 Personel Satpol PP dan Damkar Amankan Natal, Tahun Baru dan Momen 5 Rajab
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) bersama Satpol PP Kabupaten/Kota se-Kalsel melaksanakan pengamanan terpadu dalam rangka kegiatan akhir tahun, meliputi perayaan Natal, momen keagamaan 5 Rajab, serta perayaan Tahun Baru.
Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan total personel yang dikerahkan secara keseluruhan untuk kegiatan itu berjumlah 2.010 orang.
“Untuk masing-masing kegiatan, yakni pengamanan Natal, Momen 5 Rajab, dan Tahun Baru, kami mengerahkan masing-masing 670 personel. Jadi, total keseluruhan mencapai 2.010 personel,” kata Ronny di Banjarbaru, Jumat (19/12/2025).
Khusus pada Momen 5 Rajab atau Haul Guru Sekumpul nanti, Satpol PP dan Damkar Kalsel juga menambah sekitar 50 personel yang difokuskan pada dukungan pelayanan air bersih untuk dapur umum dan kebutuhan jemaah di sejumlah titik.
Terkait pengamanan kegiatan tersebut, Ronny menjelaskan terdapat enam titik utama yang menjadi fokus pengamanan karena memerlukan jumlah personel lebih besar dibanding titik lainnya.
BACA JUGA: VIDEO - Puting Beliung Menerjang, Atap Rumah Warga Desa Sungai Buluh Terbang
“Enam titik tersebut meliputi Musala Ar Raudah, Gerbang Utama Kubah, kawasan AZ dan Al Zahra, Simpang Empat Sekumpul, serta gang-gang sekitar lokasi yang dikhususkan untuk jemaah wanita,” jelasnya.
Untuk personel pengamanan Momen 5 Rajab, 150 personel berasal dari Satpol PP Provinsi, ditambah Satpol PP kabupaten/kota yang masing-masing mengirimkan 40 personel.
Penempatan personel bersifat dinamis dan dapat disesuaikan berdasarkan hasil koordinasi di posko induk.
“Apabila di satu titik dirasa sudah mencukupi, personel bisa digeser ke titik lain yang membutuhkan penguatan,” tambah Ronny, dikutip Minggu (21/12/2025) dari laman MC Kalsel.
Sementara itu, untuk penyediaan air bersih, satu unit mobil tangki Damkar ditempatkan di Dinas Perkebunan dan Peternakan Prov Kalsel berdasarkan permintaan resmi, satu unit di Museum Lambung Mangkurat, dan empat unit lainnya diserahkan kepada relawan untuk didistribusikan ke titik-titik yang membutuhkan.