WARTABANJAR.COM, PARINGIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar kegiatan Edukasi dan Simulasi Pemulihan Pascabencana untuk Masyarakat Tahun 2025 di Desa Papuyuan, Kecamatan Lampihong, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan psikologis. Fokus utama kegiatan meliputi trauma healing, peningkatan kesiapsiagaan, serta penguatan pemulihan mental warga.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan, Sairil Fajeri, mengatakan bahwa pemulihan mental menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan pascabencana.

Baca Juga Kerangka Manusia Ditemukan di Bawah Pohon, Polisi Liang Anggang Temukan Seutas Tali!

“Khusus untuk pemulihan mental, kami menggelar berbagai aktivitas seperti konseling, permainan edukatif, sosialisasi prosedur keselamatan, hingga gotong royong perbaikan infrastruktur,” ujarnya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat, khususnya korban banjir, dapat kembali pulih secara psikologis dan siap menjalani aktivitas normal.

“Trauma healing dan dukungan psikososial ini menyasar anak-anak hingga orang dewasa, agar dampak psikologis pascabencana bisa diminimalkan,” jelasnya.

Selain pemulihan mental, BPBD Balangan juga memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, termasuk siswa. Pelatihan dilakukan melalui simulasi penanganan bencana, pengenalan cara menyelamatkan diri, serta pertolongan pertama dasar.

“Melalui simulasi ini, kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk mengurangi risiko dan korban jiwa saat bencana terjadi,” kata Sairil.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi mitigasi bencana guna menumbuhkan budaya peduli dan sadar bencana di tengah masyarakat.

“Harapannya, pemahaman masyarakat terhadap risiko bencana semakin meningkat, ketahanan mental pascabencana dapat terbangun, dan ke depan dampak bencana bisa diminimalkan,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Alfi)

Editor Restu