Kepala SMKN 5 Banjarmasin Bantah Isu Pungli yang Beredar di Medsos
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Ramai beredar postingan di media sosial terkait isu adanya dugaan pungutan liar (Pungli) dengan modus sumbangan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Kota Banjarmasin,
Dalam postingan tersebut menyebutkan pihak sekolah meminta sumbangan sukarela dari orang tua siswa mulai dari RP 600 ribu sampai Rp 1,5 juta.
Sumbangan itu disebutkan wajib dibayar oleh orang tua siswa.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMKN 5 Kota Banjarmasin, Drs Syahrir, menampik adanya isu yang beredar tersebut, saat dihubungi oleh wartabanjar.com, Senin (15/12/2025) siang.
Ia mengatakan isu yang beredar itu juga sudah pernah diklarifikasi enam bulan yang lalu.
"Isu ini sebenarnya sudah pernah ada 6 bulan yang lalu, dan sudah kita klarifikasi, dan baru muncul lagi sekarang, setelah dicek ternyata akun yang menyebarkannya itu bodong," ujarnya.
BACA JUGA: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalsel Selama 3 Hari
"Jadi isu itu sangat tidak benar, apalagi ada segala membayar uang PKL Rp 350 ribu, ini sangat menyesatkan," lanjutnya.
Drs Syahrir juga mengungkapkan sekolah yang dipimpinnya tidak ada lagi memungut sumbangan dalam bentuk apapun.
"Sudah sejak 5 bulan yang lalu komite sekolah sudah tidak ada menerima lagi sumbangan sukarela dari murid-murid. Jadi tidak ada lagi sumbangan, dan isu itu tidak benar adanya, dan akun yang menyebarkan juga bodong," tegasnya.
Terkait tindak lanjutnya, katanya, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu, apakah akan menempuh jalur hukum atau jalur lainnya. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor: Yayu