Kisruh BLTS di Murung Abuin Tuntas Usai Camat Paringin Selatan Riza Kurniawan Turun Tangan
WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Polemik Bantuan Langsung Tunai (BLTS) di Desa Murung Abuin, Kecamatan Paringin Selatan, yang sempat memicu keresahan warga, akhirnya menemukan titik terang pada Rabu (10/12/2025).
Mediasi awalnya dijadwalkan digelar di kantor Kecamatan Paringin Selatan. Namun rencana itu langsung batal karena tak satu pun warga bersedia hadir.
Warga bersikukuh agar mediasi dilakukan di desa, agar prosesnya dapat diikuti secara terbuka oleh seluruh masyarakat.
Baca Juga Video Panas Viral, Selebgram F-B Jalani Pemeriksaan Polisi di Balangan
Permintaan itu disetujui. Pihak desa dan kecamatan sepakat memindahkan mediasi ke halaman kantor desa.
Bahkan Camat Paringin Selatan, Riza Kurniawan, turun langsung ke Murung Abuin untuk memastikan penyelesaian berjalan transparan dan tanpa menimbulkan polemik baru.
Kabar kedatangan Camat Paringin Selatan Riza Kurniawan cepat menyebar. Warga segera mengumumkannya melalui toa masjid dan musala.
Tidak lama kemudian, warga berdatangan dalam jumlah banyak. Kehadiran sang camat disambut hangat, seakan masyarakat menemukan harapan baru atas penyelesaian persoalan BLTS yang mereka pertanyakan selama ini.
Saat pertemuan dimulai, Camat Paringin Selatan Riza Kurniawan langsung menyampaikan langkah penting yang membuat suasana menjadi lebih kondusif.
"Kita ulang verifikasi penerima BLTS, dan saya minta warga sendiri yang melakukan verifikasi,” ujarnya di hadapan masyarakat.
Data penerima pun dibuka secara terbuka. Nama-nama disebut satu per satu dan langsung diminta tanggapan warga mengenai kelayakan masing-masing calon penerima. Proses ini berlangsung di depan publik dan memberikan ruang penuh bagi warga untuk menentukan siapa yang benar-benar berhak.
Sebelumnya, warga Murung Abuin mempertanyakan hasil verifikasi pemerintah desa yang hanya meluluskan 8 orang dari 80 nama yang tercantum dalam data Kementerian Sosial.
Sementara 72 nama lainnya tidak diluluskan, tanpa penjelasan yang dinilai memadai oleh masyarakat.
Melalui verifikasi ulang yang dipimpin langsung Camat Paringin Selatan Riza Kurniawan, warga akhirnya merasa puas. Ketegangan mereda, kesalahpahaman terjawab, dan persoalan BLTS di Murung Abuin resmi dinyatakan selesai hari itu juga. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu