WARTABANJAR.COM, ACEH – Banjir besar sedalam hampir empat meter melanda wilayah Aceh Tamiang dan menutup akses evakuasi resmi. Di tengah situasi mencekam, seorang prajurit TNI dari Koramil 02/Karang Baru, Sertu Giman Syahputra, mengambil keputusan berani menyelamatkan sekitar 20 warga yang terjebak sejak dua hari tanpa makanan dan pertolongan.
Sertunya arus deras membuat tim penyelamat resmi terpaksa menghentikan evakuasi. Namun begitu mendengar teriakan dari sebuah keluarga yang berada di atap rumah, Sertu Giman segera turun ke lokasi dengan peralatan seadanya berupa ban dan pelampung pinjaman.
Ia meniti kabel yang masih berada di atas air, lalu merakit ban sebagai alat apung darurat untuk mengevakuasi para korban satu per satu. Dua balita, seorang anak laki-laki, serta orang tua lanjut usia menjadi prioritas utama. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam lebih dan seluruh korban berhasil selamat.
Salah satu anak sempat harus menunggu tambahan alat bantu yang kembali dibuat Giman di tengah arus. Setelah evakuasi, para korban ditampung di rumah Giman yang berada di dataran lebih tinggi hingga bantuan lanjutan tiba dan akses desa mulai terbuka kembali melalui alat berat.
SUARA NETIZEN
Warganet memberikan respons luar biasa, penuh haru, bangga hingga mendoakan keselamatan Sertu Giman. Berikut ragam komentarnya:
“PAHLAWANN”
“Pahlawan.”
“Super hero nyata.”
“Pahlawan yang sesungguhnya.”
“Kerennnn, Bapak TNI Giman. Sehat-sehat ya, Bapak.”
“Kasih penghargaan buat Sertu Giman.”
“Dia udah berlatih jadi prajurit di pelatihan TNI, salut gua sama lo bg. Nolong banyak orang.”

