WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, secara resmi menutup kegiatan program pelatihan dan sertifikasi tenaga terampil tahun 2025 di Aston Tanjung City Hotel, Mabuun, Jumat (5/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tabalong akan terus mendorong program in job training atau magang bagi lulusan pelatihan bersertifikasi BNSP di berbagai perusahaan, agar mereka memiliki pengalaman kerja dan kepercayaan diri yang lebih kuat.

“Melalui visi program Tabalong SMaRT, kita ingin memastikan bahwa masyarakat Tabalong tidak hanya memiliki kesempatan bekerja, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di tengah pesatnya pembangunan dan perkembangan industri,” tegasnya.

Sementara itu, pada program pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan sejak 27 November hingga 5 Desember 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berhasil mencetak 130 tenaga kerja terampil.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong, H. Hady Ismanto, melaporkan bahwa pelatihan sertifikasi dilakukan sejak 27 November hingga 5 Desember, dengan pembagian lokasi kegiatan menyesuaikan kebutuhan teori dan praktik pada tempat masing-masing.

"Pelatihan menggunakan metode penyampaian materi teori berbasis kompetensi dan praktik lapangan. Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta, dengan rincian, 50 orang staf SDM/HR, 50 orang juru ikat/rigger dan 30 orang staf gudang/warehouse," urainya.

BACA JUGA: Gempa Tanah Laut Getarkan Banjarbaru Hingga Banjarmasin, Begini Hasil Analisa BMKG

Dilanjutkannya, seluruh peserta dinyatakan berkompeten berdasarkan hasil penilaian asesor untuk penerbitan sertifikat BNSP.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia lokal, mencetak tenaga kerja terampil bersertifikasi BNSP, serta mendukung keterserapan tenaga kerja di berbagai perusahaan demi tercapainya target 15 ribu tenaga terampil Tabalong," ucapnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta pelatihan, selain memiliki kemampuan yang bagus, yang tak kalah penting adalah sikap atau adab yang baik, sehingga akan tercipta SDM yang berkemampuan tinggi namun tetap rendah hati.

Seorang peserta pelatihan ini, Sarah, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabalong yang telah memberikan pelatihan, hingga dia bisa mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat untuk hari depannya.