WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali mengambil langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan. Tahun ini, Pemkab Tabalong berencana membangun dua gedung baru di lingkungan RSU Badaruddin Kasim, khusus untuk penanganan penyakit menular.

Bangunan tersebut akan berdimensi 20 x 60 meter dan dirancang sebagai ruang rawat inap pasien infeksius. Total kapasitasnya mencapai 180 tempat tidur, sehingga pelayanan pasien dapat lebih terpisah, aman, dan terfokus.

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menegaskan bahwa pembangunan ruang khusus ini sangat dibutuhkan untuk memisahkan pasien umum dengan pasien penyakit menular.

“Jadi akan disiapkan 180 bed bagi masyarakat yang menderita penyakit menular,” ujar Habib Taufani usai memimpin rapat koordinasi dengan jajaran RSUD Badaruddin Kasim serta dinas terkait.

Anggaran Rp100 Miliar, Didorong melalui APBN

Proyek ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar, yang diproyeksikan bersumber dari APBN. Pemerintah daerah akan mengajukan proposal langsung ke Kementerian Kesehatan dan juga memaksimalkan dukungan legislator Kalsel di DPR RI Komisi XII.

“Kami upayakan untuk mendapatkan dana APBN, tentunya secara prosedural diusulkan langsung ke Kemenkes. Kita juga bisa lewat jalur wakil kita di Komisi XII DPR RI yang membidangi kesehatan,” jelasnya.

Demi Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

Habib menekankan bahwa pembangunan dua gedung baru ini merupakan bentuk komitmen daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi penyakit menular yang membutuhkan ruang isolasi dan fasilitas khusus.

“Dengan adanya penambahan bangunan ini, diharapkan RSU Badaruddin Kasim dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memadai bagi masyarakat Tabalong dan sekitarnya,” pungkasnya.

Pembangunan ini diprediksi akan menjadi salah satu proyek kesehatan terbesar di Tabalong tahun ini dan menjadi langkah penting memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam penanganan penyakit menular.(wartabanjar.com/Suhardi)

editor: nur_muhammad