WARTABANJAR.COM, MEDAN - Video puluhan warga korban banjir dan longsor melakukan penjarahan di Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga, Sumatra Utara viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, warga berebut masuk ke dalam Gudang Bulog Sarudik di Sibolga.

Kemudian mereka membawa berkarung-karung beras, minyak goreng. Bahkan dalam video itu anak-anak juga ikut memikul karung beras yang dibawa dari dalam Gudang Bulog.

Baca Juga “Mbak Jawa” Produk Asinan Lokal yang Sukses Taklukkan Pasar Minuman Segar Tabalong

Sebelumnya warga juga melakukan penjarahan terhadap Indomaret di Kota Sibolga.

Aksi penjarahan diduga terjadi karena akses jalan utama pendistribusian paket bantuan masih tertutup material bencana alam.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menyampaikan penyebabnya karena warga tidak bisa mengakses bahan pangan.

"Akibatnya, pasokan pangan tidak dapat diakses masyarakat selama kurang lebih tiga hari, memicu kondisi darurat kebutuhan pangan di wilayah Sibolga dan Tapteng," ujarnya.

Sebelum penjarahan terjadi, Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Sibolga telah berkoordinasi dengan Polres Sibolga dan Kodim Tapanuli Tengah untuk memastikan upaya pengamanan fasilitas Gudang Bulog Sarudik.

"Saat itu, personel dari Polsek dan Koramil setempat telah ditempatkan di area kompleks Gudang Sarudik. Namun fokus aparat saat itu lebih diprioritaskan pada penanganan korban dan penanggulangan pascabencana," ujarnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor Restu