Komisi II DPRD HST Sidak Dua SPBU : ‘BBM Langka Tidak Boleh Dibiarkan’

Di sisi lain, anggota DPRD HST, Yajid Fahmi, menilai efek kelangkaan ini sudah masuk kategori mengkhawatirkan.

“Kelangkaan ini memunculkan banyak masalah di masyarakat, termasuk potensi konflik sosial karena berebut BBM. Yang paling parah, kondisi ini bisa merusak tingkat inflasi di HST,” ujarnya.

Ia menilai bahwa sistem distribusi yang tidak tepat sasaran menjadi salah satu pemicu utama kekosongan BBM di sejumlah SPBU.

Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Salpia Riduan, menyoroti peran sebagian pengusaha SPBU yang dinilai tidak menjalankan pelayanan secara maksimal.

“Ada pengusaha SPBU yang terkesan mengabaikan kepentingan masyarakat. Sudah kita kantongi. Bila semakin parah suasana ini, maka akan kita panggil,” tegasnya.

DPRD HST memastikan temuan di lapangan akan dibawa ke rapat resmi bersama Pertamina dan pemangku kepentingan lainnya, demi mendorong solusi permanen agar kelangkaan BBM tidak kembali terjadi di HST. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu

Baca Juga :   Bupati Tanah Laut Luncurkan Buku Cerpen Siswa SMP Bersama Gramedia, Dorong Literasi dan Orisinalitas

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca