Pemuda Bandung ini Cosplay Jadi 'Kuntilanak' di Pembukaan TalayouthFest Pelaihari Tuai Perhatian Pengunjung
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI—Kota Pelaihari hari ini, Jumat (21/11/2025), secara resmi memulai rangkaian perhelatan akbar anak muda, TalayouthFest.
Sejak sore, suasana di lokasi acara dipenuhi kesibukan penataan stand oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta komunitas kreatif, menandai dimulainya event yang dijadwalkan berlangsung hingga 23 November 2025.
Dari Horor Menjadi Hiburan: Aksi "Miss Kunti" Curi Perhatian
Di tengah keramaian stand kreatif dan UMKM, salah satu atraksi yang paling menyita perhatian pengunjung pada hari pembukaan adalah penampilan cosplay sosok hantu kuntilanak.
Kostum yang dijuluki "Miss Kunti" ini dibawakan oleh Tam, seorang pemuda asal Bandung, Jawa Barat, yang kini aktif meramaikan berbagai acara di Kalimantan Selatan.
Tam menjelaskan bahwa profesi cosplay horor ini telah ia tekuni sebagai sumber mata pencarian.
“Sudah dua tahun saya mencari rezeki dari ngamen cosplay hantu. Saya ikut setiap event di Kalsel karena di sini belum banyak yang seperti ini. Semoga bisa menginspirasi para pelaku kreatif lainnya,” ujar Tam.
"Miss Kunti" menjadi spot foto unik, di mana Tam memberlakukan sistem sukarela bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen bersamanya.
“Silakan warga Tala berfoto sama Miss Kunti di TalayouthFest. Hari ini saya pakai kostum kuntilanak dulu, besok ganti hantu lain. Hantu itu tidak perlu ditakuti, kita bisa jadikan hiburan,” ucapnya sambil tertawa.
BACA JUGA: DETIK-DETIK Jurnalis Amerika-Lebanon Rebut Al-quran yang Hendak Dibakar Kandidat Senat AS Jake Lang
TalayouthFest: Ruang Ekspresi Anak Muda Tiga Hari
Festival ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh, menyajikan beragam acara yang berfokus pada kreativitas, pemberdayaan UMKM, dan hiburan komunitas.
Penyelenggaraan TalayouthFest diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang ekspresi yang vital bagi generasi muda Tanah Laut dan seluruh pelaku kreatif di Kalimantan Selatan untuk menunjukkan bakat dan inovasi mereka. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu