“Karena Rizki ini sudah tidak ada punya orang tua, jadi sambi saya yang mengurusnya selama ini,” ucap Farmi.
Setelah sampai di rumah sakit, Farmi mengetahui kalau luka yang diderita oleh keponakannya itu cukup parah.
“Belum lama menjalani perawatan, sekitar jam 10 an kalau tidak salah, dia dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” kata Farmi.
Farmi mengungkapkan, korban diduga dianiaya orang, karena luka yang dialaminya terbilang tidak wajar.
“Yang pastinya luka yang cukup parah itu ada bagian pelipis dan juga kepala bagian belakang. Kalau kata dari dokternya itu disebabkan oleh benda tumpul,” ungkap Farmi.
“Tapi kami jug belum tahu pasti masih, sementara masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian dulu, karena pihak kepolisian juga sudah ada datang tadi malam,” tambahnya.
Ia berharap, kalau memang ini karena penganiayaan, agar bisa terungkap, dan pelakunya bisa segera tertangkap.
“Kita berharap pelakunya bisa dihukum yang seberat-beratnya, dan motifnya bisa terungkap kalau memang ini karena penganiayaan. Tapi kalau melihat keadaan korban dan juga penjelasan dari dokternya, ini jelas karena penganiayaan,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Iqnatius)
Editor Restu







