WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pertandingan persahabatan antara Angola melawan Argentina yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim Lionel Messi, dinilai sebagai salah satu laga uji coba dengan biaya termahal di dunia.

​Duel yang digelar di Estadio 11 de Novembro, Talatona, pada Jumat (14/11/2025) malam WIB tersebut merupakan bagian dari perayaan peringatan kemerdekaan ke-50 Angola. Untuk mengundang Timnas Argentina yang berstatus juara dunia, pemerintah Angola merogoh kocek mencapai 13 juta USD atau setara dengan Rp 217 miliar.

​Kontroversi di Tengah Krisis
​Meskipun bertujuan sebagai perayaan kemerdekaan, laga uji coba ini menuai kontroversi di kalangan masyarakat Angola. Biaya fantastis tersebut diprotes mengingat situasi mencekam di negara itu, di mana terjadi unjuk rasa besar-besaran akibat kenaikan harga BBM yang tiba-tiba.

​Menurut data, sekitar sepertiga dari 38 juta penduduk Angola hidup dalam kemiskinan, dan laporan PBB pada 2025 menyebut 22,5% penduduknya kekurangan gizi, meskipun Angola merupakan produsen minyak terbesar di Afrika.

​Tujuan Menyatukan Masyarakat
​Presiden Angola, Joao Lourenco, menilai kedatangan Timnas Argentina adalah cara yang berbeda untuk merayakan pesta kemerdekaan, sekaligus menyatukan sementara masyarakatnya dengan suka cita menonton tim nasional menghadapi juara dunia.

​Presiden Federasi Sepak Bola Angola, Pedro Mutarro, menambahkan bahwa laga ini turut mengangkat pamor Angola di mata sepak bola dunia.
​"Ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, ini adalah pertemuan sejarah. Argentina mewakili puncak sepak bola dunia dan kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Angola juga memiliki tempat di panggung itu," ungkapnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar