Operasi Palsu Militer Myanmar! Klaim Hancurkan Markas Scam Ternyata Cuma Sandiwara, Gedung Masih Berdiri Megah!

Penduduk sekitar mengaku mendengar serangkaian ledakan usai operasi diumumkan.
Televisi pemerintah pun menayangkan rekaman dramatis alat berat dan kobaran api menghancurkan gedung-gedung.

Namun, menurut analis internasional, rekaman tersebut hanyalah “cuplikan teater” dari sebagian kecil bangunan yang benar-benar dihancurkan demi kepentingan propaganda.

“Klaim bahwa seluruh kompleks sudah dibongkar itu murni bohong,” tegas Tower.

Markas Scam, Sumber Uang Gelap Milisi

KK Park bukan sekadar pusat scam daring. Kompleks ini dikenal luas sebagai jantung ekonomi gelap yang menjadi sumber pendanaan kelompok milisi pro-junta.

Banyak pihak menduga junta sengaja membiarkan operasi scam tetap berjalan demi menjaga aliran dana dan loyalitas kelompok bersenjata lokal.
Langkah ini juga disebut sebagai upaya bertahan menghadapi tekanan dari China, yang menuntut Myanmar menutup pusat-pusat scam lintas perbatasan.

Sejak operasi “palsu” itu digembar-gemborkan, sekitar 1.500 orang dilaporkan melarikan diri ke Thailand. Namun, ribuan lainnya masih tertahan di berbagai kompleks scam lainnya di Myanmar.

Sebagian besar korban merupakan hasil perdagangan manusia, dijebak dengan iklan pekerjaan palsu bergaji tinggi, lalu dipaksa bekerja melakukan penipuan daring global: mulai dari investasi bodong, judi online, hingga scam kripto.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)

editor: nur muhammad