WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sebuah perahu bermesin (kelotok) goyang karena dihantam gelombang di Sungai Barito, Alalak Selatan, Kota Banjarmasin, Minggu (9/11/2025).

Informasi dihimpun, kejadian tersebut mengakibatkan 13 orang dari 16 penumpang yang sedang duduk di atap kelotok, terjatuh ke sungai.

Kemudian, 13 tersebut pun dievakuasi ke RS Ansari Saleh.

Diketahui, kelotok tersebut ditumpangi 34 orang yang saat itu sedang melakukan ziarah.

Salah satu penumpang, Suliyem (61), menuturkan saat itu mereka baru saja melakukan ziarah di Makam Sultan Suriansyah, dan sedang menuju Pulau Kembang.

Namun, saat memasuki Sungai Barito, kelotok yang ditumpanginya berselisih dengan kapal tug boat dan tongkang batu bara.

“Saat itu tiba-tiba ada gelombang, kapal pun jadi goyang, dan penumpang yang ada di atap jadi jatuh ke sebelah kanan,” tutur Suliyem.

I menambahkan, yang jatuh hanya yang di atap sementara yang di dalam kelotok aman.

Saat kejadian, sopir kelotok sempat tidak sadar kalau ada yang terjatuh, dan tetap melanjutkan perjalanannya.

BACA JUGA: Libur Lebaran 2026 Sampai 7 Hari! Ini Alasan Pemerintah Tetapkan "Super Long Weekend" Maret 2026

“Kami tadi sempat teriak-teriak ada orang tercebur, baru sopirnya sadar lalu memutar balik kelotoknya,” paparnya.

Suliyem mengatakan, ia bersama rombongan dari Landasan Ulin berziarah ke makam-makam.

“Jadi tadi dari makam Sultan Suriansyah, kemudian mau ke Pulau Bakantan, dan setelah itu mau ke makam Habib Basirih,” pungkasnya. (Iqnatius/wartabanjar.com)

Editor: Yayu