WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kepanikan melanda warga Jalan Ais Nasution, Gang Silaturrahim, Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada Jumat (7/11/2025) pagi. Kobaran api tiba-tiba membesar dan melumat sejumlah rumah warga, termasuk milik satu keluarga yang menjadi korban jiwa dalam tragedi memilukan ini.

Tiga orang sekeluarga—Tusradi (53), istrinya Marini (40), dan putri kecil mereka, Nurhaliza (9)—ditemukan meninggal dunia di antara puing-puing rumah yang telah rata dengan tanah. Diduga mereka tidak sempat menyelamatkan diri ketika api dengan cepat membesar.

Saksi mata, Dian, yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, masih syok saat menceritakan detik-detik kebakaran itu.
“Api muncul setelah salat subuh. Awalnya saya lihat asap tebal di dapur, ternyata api sudah membesar,” ucapnya dengan suara bergetar.

Dian memperkirakan sumber api berasal dari rumah di belakang tempat tinggal korban. “Api merembet ke rumah mereka, lalu menjalar ke rumah saya,” tambahnya.

BACA JUGA:Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran di Kampung Gadang Banjarmasin, 1 Anak Selamat

Dalam kepanikan itu, Dian sempat menunjukkan keberanian luar biasa. Ia berhasil mengevakuasi ibunya lebih dulu sebelum api membesar.
“Begitu mama keluar rumah, saya langsung teriak minta tolong, ‘Kebakaran! Kebakaran!’,” katanya.

Ketua RT 04 RW 01, Muhammad Nazar Ilmi, mengonfirmasi bahwa hingga kini penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, ada dugaan kuat insiden ini dipicu oleh korsleting listrik.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang,” ujarnya.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Kampung Gadang. Aroma asap masih menyelimuti udara, menyisakan kesedihan dan trauma di tengah reruntuhan rumah yang hangus terbakar.(Wartabanjar.com/Frans)

editor: nur muhammad