Update Korban Diduga Keracunan MBG di Martapura Capai 37 Orang, Termasuk Kepala Sekolah

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Dugaan keracunan massal akibat konsumsi makanan dari penyedia katering makanan bergizi gratis (MBG) di Martapura terus bertambah, Kamis (9/10/2025).

Data tekini pukul 17.15 WITA, jumlah korban yang dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura tercatat mencapai 37 orang, dan diperkirakan masih bisa bertambah.

Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peningkatan jumlah pasien dan menjelaskan bahwa sebagian besar korban mengalami gejala serupa seperti pusing, mual, muntah, hingga nyeri perut yang digambarkan seperti ditusuk.

Baca Juga BREAKING NEWS 18 Siswa dari 2 Sekolah di Martapura Dilarikan ke IGD Usai Santap MBG

“Gejalanya hampir sama, ada yang mengalami mual, muntah, pusing, dan sakit perut yang cukup tajam. Bahkan Kepala Sekolah SMA IT Assalam turut menjadi korban dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkap AKBP Fadli.

Sebelumnya Komandan Kodim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, yang langsung hadir di lokasi kejadian, membenarkan insiden tersebut.

“Para korban saat ini tengah mendapatkan perawatan sesuai arahan tim medis. Beberapa dari mereka sempat mengalami kram perut dan muntah, namun kondisinya sudah mulai membaik meski masih terlihat lemas,” jelasnya kepada awak media.

Letkol Bambang juga menegaskan pihaknya bersama instansi terkait akan segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian ini.

“Kami akan memanggil semua pihak terkait untuk memberikan keterangan resmi. Karena dapur katering ini melayani beberapa sekolah, kami harus memastikan apakah dampaknya hanya dirasakan oleh satu sekolah atau lebih,” tambahnya.