Pemilik Tanah Sebut Taqy Malik Lebih Pilih Rumah Mewah Dibanding Masjid
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kisruh sengketa tanah Taqy Malik terus berlanjut. Kasus ini juga menjadi berkembang karena adanya dugaan adanya penyelewengan dana umat untuk pembangunan masjid.
Seperti diketahui, Taqy membeli tanah kavling dengan total Rp 9 miliar. Namun baru dibayar Rp 2,2 miliar.
Pelunasan dana tersendat, bahkan Taqy saat diberi pilihan untuk tanah yang akan dibangun masjid atau rumahnya, ia memilih rumah.
Baca Terekam CCTV, Pencuri Minyak Goreng di Alfamart Liang Anggang
Kuasa hukum pemilik tanah Novel, mengatakan pihaknya telah meminta Taqy mempertahankan masjid tersebut lantaran dibangun dengan donasi dari umat.
Tetapi, Taqy lebih memilih rumah mewahnya yang dipertahankan.
"Ambil (masjidnya) agar uang umat amanlah, kasihan kan yang sudah sumbang kan nyari pahala. Kasian dong kalau hilang amal mereka kan kasihan," terang Novel, dikutip dari YouTube Richard Lee, Rabu (8/10/2025).
Perwakilan keluarga pemilik tanah, Nusantara juga menyayangkan keputusan Taqy mengorbankan masjid yang selalu dielu-elukannya.
"Kita tuh sayang sama dia Pak, kita tuh cinta ama dia. Makanya kita kasih, ambil (masjidnya). Bang Taqy nggak mau, maunya sesuai PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli)," imbuh Nusantara.
Dugaan dana umat berdasarkan penelusuran tim pengacara dikarenakan ada penarikan dana dari uang donasi amalsoleh.com sejak 2022. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu