Jorge Martin Jalani Pemulihan di Pusat Kebugaran Red Bull, Target Kembali Sebelum Tes MotoGP 2026
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, tengah fokus menjalani masa pemulihan pascaoperasi tulang selangka kanan di Red Bull Athlete Performance Center, Salzburg, Austria. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses rehabilitasi usai kecelakaan parah yang dialaminya pada Sprint Race MotoGP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Sabtu (27/9/2025).
Martin mengalami patah tulang selangka kanan setelah terjatuh keras di lintasan. Tiga hari pascakecelakaan, pembalap berjuluk Martinator itu menjalani operasi di Rumah Sakit Universitas Dexeus, Barcelona. Setelah itu, ia memulai pemulihan awal di kediamannya di Andorra dengan latihan aerobik ringan menggunakan sepeda statis.
Kini, demi mempercepat proses rehabilitasi, Martin memilih menetap sementara di fasilitas milik Red Bull tersebut yang dikenal sebagai salah satu pusat pemulihan dan kebugaran terbaik di dunia, lengkap dengan dokter spesialis, terapis fisik, hingga sistem pemantauan medis terintegrasi.
Bukan kali pertama fasilitas itu digunakan oleh pembalap MotoGP. Marc Marquez sebelumnya juga pernah menjalani pemulihan cedera patah tulang lengan di tempat yang sama. Sejumlah atlet top Red Bull dari berbagai cabang olahraga pun rutin menggunakan pusat tersebut untuk program pemulihan dan pelatihan fisik tahunan.
Manajer tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, mengonfirmasi bahwa Martin akan absen dari Grand Prix Australia akhir pekan ini. Meski begitu, peluang untuk tampil di Grand Prix Malaysia masih terbuka, tergantung pada perkembangan kondisi fisiknya dalam beberapa pekan ke depan.
“Target utama Martin adalah pulih sepenuhnya sebelum tes resmi pertama MotoGP musim 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 November di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia,” ujar Bonora.
Melalui unggahan di media sosialnya, Martin menyampaikan tekad kuatnya untuk segera kembali ke lintasan.
“Sulit memang, tapi saya tidak akan pernah menyerah. Masa-masa sulitlah yang benar-benar mengubah kita. Menghadapi kesulitan dengan ketekunan membuat kita lebih kuat. Itulah arti hidup,” tulisnya.