WARTABANJAR.COM, CALIFORNIA – Dunia pendidikan Amerika Serikat diguncang insiden tak biasa! Seorang guru di Davis Joint Unified School District, Davis, California, mendadak membuka pakaian dan celananya di hadapan rapat dewan sekolah. Aksi mengejutkan itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan sekolah yang mengizinkan murid transgender menggunakan toilet perempuan.

Sekolah yang beralamat di 526 B Street, Davis, CA 95616 tersebut memang baru saja menetapkan aturan bahwa siswa transgender diperbolehkan memilih toilet sesuai identitas gendernya. Namun, kebijakan ini memicu pro dan kontra di kalangan guru, murid, dan orang tua.

Guru perempuan tersebut menilai keputusan sekolah bisa membuat siswi lain merasa tidak nyaman dan terancam privasinya. Ia pun nekat melakukan aksi ekstrem untuk menunjukkan bagaimana murid perempuan akan merasakan ketidaknyamanan jika harus berbagi fasilitas toilet dengan siswa transgender laki-laki.

Reaksi Netizen: “Respect untuk Ibu Ini!”

Aksi sang guru langsung viral di media sosial dan menuai ragam komentar publik. Banyak netizen mendukung langkah berani itu:

“Gw dukung ibunya 👏”

“Selamatkan anak-anak kita, ibu benar banget 🔥❤️”

“Kasihan anak perempuan kalau harus ganti baju di toilet bercampur begitu.”

“Kadang keren ngeliat aktivis begini, rela sebegitunya demi memperjuangkan ideologi.”

“Respect untuk dirimu mam 👏🏻🔥”

BACA JUGA:UPDATE PENCABUTAN GELAR 17 GURU BESAR! Rektor ULM Berjanji Melaporkan Perkembangan Secara Berkala

Namun, ada pula yang mengkritik cara penyampaian sang guru:

“Argumennya benar tapi tindakannya kurang tepat, apakah harus sampai buka baju di depan umum?”

“Mereka aja risih liat ibu itu, sama persis seperti rasa risih siswi perempuan kalau privasinya terganggu.”

Kebijakan penggunaan toilet bagi siswa transgender memang menjadi isu hangat di Amerika. Banyak pihak menganggap hal ini sebagai bentuk perlindungan hak asasi manusia, namun tak sedikit pula yang menilai kebijakan tersebut menimbulkan persoalan baru terkait kenyamanan dan keamanan siswa lain.