Tambah 39 Unit Rumah Tak Layak Huni Direhabilitasi Dinsos Kalsel

Dari total 39 unit pada anggaran perubahan, Kota Banjarmasin mendapat porsi terbesar yakni 15 unit. Di antaranya, ada pilot project di kawasan Mantuil. Sedangkan sisanya tersebar di beberapa kabupaten/kota lain sesuai kebutuhan dan usulan.

Rahmady menyebut, jumlah penerima program RS-RTLH setiap tahun memang berbeda, tergantung ketersediaan anggaran. Pada tahun 2024 lalu, realisasi mencapai 55 unit.

“Kalau tahun ini totalnya 89 unit, terdiri dari 50 anggaran murni dan 39 anggaran perubahan,” tambahnya.

Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk perbankan dan perusahaan, untuk memperbanyak jumlah rumah yang bisa direhabilitasi. Hal ini dilakukan agar lebih banyak masyarakat miskin di Kalsel yang dapat terbantu.

“Yang terpenting, program ini bisa berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Mudah-mudahan dengan kolaborasi, jumlah rumah yang kita perbaiki bisa terus bertambah ke depannya,” pungkas Rahmady. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)

Editor Restu