WARTABANJAR.COM, BANJAR – Warga Desa Aluh-Aluh Besar, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, dikejutkan peristiwa memilukan pada Senin (29/9/2025) sore. Dua rumah milik warga, Muhammad Syamsudin (45) dan Iberamsyah (53), mendadak ambruk ke sungai.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Aluh-Aluh, Ipda Deden Aprianto Lesmana, menjelaskan pihaknya langsung menuju lokasi begitu menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.00 WITA.

Menurut keterangan pemilik rumah, Syamsudin, saat kejadian ia sedang menonton televisi. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti kayu patah.

“Pak Syamsudin keluar rumah untuk memeriksa, ternyata separuh rumahnya sudah miring ke arah sungai. Ia langsung berteriak agar semua orang segera keluar,” terang Ipda Deden, Selasa (30/9/2025).

Polisi Ungkap Penyebab Ambruk

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan, ambruknya rumah dipicu oleh pondasi kayu galam yang sudah rapuh. Kondisi tersebut membuat bangunan tidak mampu lagi menahan beban.

Akibat kejadian ini, kerugian Syamsudin ditaksir Rp60 juta, sedangkan Iberamsyah sekitar Rp15 juta.

Polisi mengimbau warga yang rumahnya berada di bantaran sungai untuk lebih waspada, terutama jika pondasi bangunan masih menggunakan kayu yang telah termakan usia.(wartabanjar.com/IKhsan)

editor: nur muhammad