Dari Hidup Miskin ke Mahkota Dunia! Sanly Liu Raih Gelar Miss Universe Indonesia 2025
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Hidup Sanly Liu adalah bukti nyata bahwa mimpi bisa menembus batas. Gadis yang dulu tumbuh dalam keterbatasan ekonomi, kini berdiri anggun mengenakan mahkota Miss Universe Indonesia 2025.
Kemenangan Sanly diumumkan pada malam final yang digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Senin (22/9/2025). Dalam momen penuh haru itu, Sanly sukses mengalahkan dua finalis lainnya, Rita Nurmaliza (Runner-Up 1) dan Kirana Larasati (Runner-Up 2).
Seusai penobatan, perempuan berusia 29 tahun ini menitikkan air mata bahagia sambil mengenang masa kecilnya.
“Kondisiku jauh di bawah orang lain, tapi ternyata aku bisa berdiri di sini dengan mahkota ini. Kita semua bisa wujudkan mimpi kita, apapun itu,” ujar Sanly.
Kalimatnya sontak menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, dianggap sebagai simbol harapan dan inspirasi bagi generasi muda.
Berdomisili di Bali, Sanly merintis bisnis butik dan salon hingga perlahan mencapai kemandirian finansial. Sejak 2020, ia aktif berbagi ilmu investasi, budgeting, dan pengelolaan keuangan di media sosial, mayoritas untuk perempuan.
“Sudah lima tahun aku sharing literasi finansial, karena aku percaya perempuan juga harus mandiri secara ekonomi,” katanya.
Tak heran bila dalam ajang ini, ia juga didapuk sebagai Fan Favourite sekaligus mengusung advokasi literasi finansial untuk perempuan Indonesia.
Sanly kini bersiap membawa nama Indonesia ke kancah internasional di ajang Miss Universe 2025 yang akan digelar di Thailand, November mendatang.
“Sejak kecil aku bermimpi ada di Miss Universe. Rasanya seperti mimpi yang akhirnya jadi nyata,” ungkapnya.
Salah satu juri, Andandika Surasetja, menyebut Sanly pantas meraih gelar ini berkat pesannya yang kuat.
“Semoga Sanly tetap berdaya dan mampu membawa pesan positif tentang Indonesia di Miss Universe nanti,” ujar pendiri label fashion Moral itu.
Dari hidup sederhana hingga berdiri di panggung dunia, Sanly Liu kini jadi simbol inspirasi: bahwa keterbatasan bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah kemenangan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad