WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petenis peringkat tiga dunia, Alexander Zverev, membidik gelar keenam Laver Cup untuk Tim Eropa, yang kali ini diperkuat oleh bintang muda nomor satu dunia, Carlos Alcaraz.

Zverev bukan orang baru di ajang bergengsi beregu tersebut. Ia sudah menjadi bagian dari Tim Eropa sejak edisi perdana di Praha 2017, bahkan pernah satu tim dengan legenda tenis Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic. Kini, di bawah kepemimpinan kapten anyar Yannick Noah, ia optimistis timnya tetap kuat.

“Setiap pemain di tim ini tahu cara memenangi turnamen besar, gelar besar, dan pertandingan besar. Saya sangat percaya pada setiap pemain,” ujar Zverev, dikutip dari laman resmi Laver Cup, Jumat (12/9).

Selain Alcaraz, Tim Eropa juga diperkuat Casper Ruud, serta debutan Holger Rune, Jakub Mensik, dan Flavio Cobolli.

Noah, juara Roland Garros 1983, menggantikan Bjorn Borg yang sukses mempersembahkan lima gelar dalam tujuh edisi. Berbeda dengan Borg yang berwibawa, Noah memilih menjaga ruang ganti tetap rileks dan penuh energi positif, sesuatu yang disambut baik oleh Alcaraz.

“Dia punya energi yang luar biasa dan lucu. Untuk tim, rasanya luar biasa punya suasana positif sebelum latihan dan pertandingan,” kata Alcaraz, yang pada debut Laver Cup tahun lalu di Berlin sukses menyumbang delapan poin.

Sementara itu, Casper Ruud tetap menilai ada tekanan ekstra saat membela tim. Petenis peringkat 12 dunia itu mengatakan kunci kemenangan ada pada performa di momen-momen krusial. “Menang itu jauh lebih menyenangkan. Saya pernah mengalami semua, kalah telak, unggul lalu kalah, hingga tertinggal dan akhirnya menang,” ujarnya.

Optimisme juga datang dari Rune. “Kami punya tim yang sangat kuat. Secara peringkat kami favorit, tapi Tim Dunia punya pemain berbahaya. Kami harus fokus pada permainan kami,” tegas petenis peringkat 11 ATP itu.