Pihak MGPA juga menegaskan sudah menyiapkan skenario khusus untuk menghadapi kemungkinan itu. “Segala aspek, mulai dari seremoni, tata kelola penonton, hingga keamanan, kami susun maksimal agar jadi perayaan tertib dan berkesan,” ucap Priandhi.
Publik menanti apakah Marquez akan mengunci titel lebih awal di Motegi atau justru memberikan Indonesia kesempatan emas menjadi saksi sejarah. Semua mata kini tertuju pada lintasan, tempat nasib juara dunia MotoGP 2025 ditentukan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







