Era Baru Politala! Direktur Meldayanoor Hadirkan Wajah Muda, Gebrakan Smart Agro Teknologi
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Tongkat estafet kepemimpinan di Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) resmi berganti. Dr. Ir. Meldayanoor, S.Hut., M.S. kini resmi menjabat sebagai Direktur Politala periode 2025–2029, menggantikan Dr. Hj. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd.
Prosesi sertijab di Gedung Kuliah Terpadu Politala pada Kamis (18/9/2025) menjadi momentum awal era baru pendidikan vokasi di Tanah Laut.
Acara sakral ini dihadiri Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, pendiri Politala H. Adriansyah, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga perwakilan SKPD.
Dalam sambutannya, Wabup Zazuli menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk melanjutkan capaian lama sekaligus menyalakan semangat baru.
“Politala harus mampu mencetak lulusan berkarakter, profesional, dan siap bersaing sesuai kebutuhan zaman,” tegasnya.
Zazuli juga menekankan peran strategis Politala dalam mendukung program unggulan Pemkab Tanah Laut Satu Desa Satu Sarjana, yang dinilai krusial bagi pemerataan pendidikan di daerah.
Tak butuh waktu lama, Direktur Meldayanoor langsung membuat gebrakan. Di halaman Gedung Teknik Informatika, ia mengumumkan susunan pejabat baru dengan wajah-wajah muda yang energik.
“Orang-orang muda saya angkat dalam kabinet saya biar bisa enerjik, semangat, dan tentu membawa perubahan lebih besar,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Tiga posisi wakil direktur kini diisi figur baru:
Dr. Fatimah (Wakil Direktur I)
Dr. Jaka Darma Jaya (Wakil Direktur II)
Rina Pebriana (Wakil Direktur III)
Fokus Visi: Smart Agro Teknologi
Dalam visinya, Meldayanoor menegaskan fokus pada smart agro teknologi sebagai ciri khas Politala. Konsep ini akan diterapkan dalam pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian masyarakat, sejalan dengan potensi Tanah Laut sebagai daerah agraris.
“Harapannya Politala bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong indeks pembangunan manusia Tanah Laut,” tegasnya.