“Maghrib hingga Isya, biasakan keluarga berkumpul, mengaji, belajar, atau bercerita tentang Rasulullah. Jangan biarkan anak-anak larut dengan gawai, karena HP bisa jadi racun bagi generasi muda,” pesannya.
Safari Maulid yang dilaksanakan Pemkab HST ini merupakan program rutin yang digelar di 11 kecamatan secara bergiliran hingga 22 September 2025.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah, menanamkan kecintaan kepada Rasulullah, serta membangun masyarakat religius di Bumi Murakata. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu

