WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Jelang balapan kandang di MotoGP Catalunya akhir pekan ini, bintang Repsol Ducati Marc Marquez mengaku realistis bahwa sirkuit Montmelo bisa menjadi tantangan terbesar yang mengancam rekor kemenangannya musim ini.
Marquez tampil luar biasa sepanjang musim 2025 dengan mencatatkan 14 kemenangan beruntun sejak Mei, sebuah rekor luar biasa yang membawanya kokoh di puncak klasemen. Namun di Barcelona, Marquez justru mengakui ini salah satu sirkuit terlemahnya.
“Seperti setiap tahun di Montmelo, saya tahu bahwa saya harus bekerja lebih keras dibanding sirkuit lain untuk bisa mencapai level teratas,” ujar Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (5/9).
Rekor Minor di Barcelona
Dalam 11 penampilannya di MotoGP Catalunya, Marquez hanya mampu meraih dua kemenangan. Bahkan ia secara terbuka menyatakan bahwa kemungkinan berakhirnya rekor kemenangan beruntun sangat terbuka.
“Mungkin waktunya berhenti menang beruntun. Kita tidak tahu. Saya akan mencoba bertarung di grup teratas,” lanjut Marquez.
Lawan Kuat & Persaingan Sengit
Beberapa nama sudah masuk dalam daftar waspada Marquez:
Alex Marquez – Adiknya sendiri, yang dikenal cepat di trek dengan tikungan mengalir.
Francesco Bagnaia – Pemenang dua balapan terakhir di Catalunya.
Aleix Espargaro – Spesialis Montmelo dengan performa impresif bersama Aprilia.
Barcelona: Sirkuit Emosional & Titik Balik
Barcelona menjadi sirkuit emosional bagi Marquez karena di sinilah ia pertama kali menguji Ducati GP23 setelah berpisah dari Honda. Kala itu, Marquez langsung menyadari potensi besar motor Ducati dan optimistis mengejar gelar.
