DLH Banjarmasin Gaet Horeka, Maggot Jadi Senjata Ampuh Lawan Gunungan Sampah Organik

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Tumpukan sampah organik yang kian menggunung di Kota Banjarmasin akhirnya mendapat “senjata baru” dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kali ini, DLH menggandeng pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) untuk bersama-sama mengelola limbah makanan dengan cara unik: memanfaatkan maggot alias larva lalat Black Soldier Fly.

Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, mengungkapkan langkah awal program ini dimulai dengan sosialisasi kepada pengusaha Horeka. Menurutnya, sektor kuliner menjadi sasaran strategis karena setiap harinya menyumbang volume besar sampah organik yang rawan menimbulkan bau busuk jika tidak segera ditangani.

“Kita mempersiapkan sejak dini agar hotel, restoran, dan kafe bisa berkolaborasi dalam pemilahan dan pengolahan limbah organik. Sampah yang terkumpul nantinya akan diproses di rumah maggot yang sedang kita siapkan,” tegas Alive, Kamis (21/8/2025).

BACA JUGA:Ribuan Warga Antusias Serbu Paket Sembako Murah di Polda Kalsel

Data DLH mencatat, 52 persen sampah Kota Banjarmasin adalah organik. Artinya, jika limbah ini berhasil dikelola dengan maggot, maka setengah masalah persampahan di kota seribu sungai bisa diatasi.

Alive juga menambahkan, setelah sektor Horeka, program inovatif ini akan diperluas ke kawasan perumahan agar masyarakat bisa ikut memilah dan mengolah sampah organik dari dapur masing-masing.

Tak hanya pemilahan, DLH bersama pengelola rumah maggot juga akan menyiapkan sistem pengangkutan terjadwal. Hal ini penting untuk mencegah limbah organik menimbulkan bau menyengat.

Baca Juga :   Bupati HST Lantik 17 Pejabat, Tegaskan Jabatan adalah Amanah

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca