WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka harus berjuang selama lebih dari tiga jam untuk menyingkirkan Emma Raducanu dalam pertandingan dramatis babak kedua Cincinnati Open 2025, Senin (11/8) waktu setempat atau Selasa WIB.
Sabalenka menang dengan skor ketat 7-6(3), 4-6, 7-6(5) dalam duel yang menjadi salah satu pertandingan terlama dalam kariernya tepatnya 3 jam 9 menit dan sekaligus menjadi kemenangan ketiganya atas Raducanu dalam kurun 18 bulan terakhir.
Tiebreak Jadi Kunci Kemenangan
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua petenis saling mematahkan momentum. Sabalenka menunjukkan keunggulannya dalam tiebreak dengan memenangi dua dari tiga set melalui penentuan tersebut.
“Senang bisa melewati pertandingan ini. Saya sangat berharap bisa bermain besok,” ujar Sabalenka usai pertandingan, seperti disiarkan laman resmi WTA.
Petenis asal Belarus itu kembali menunjukkan dominasinya dalam tiebreak. Musim ini, ia telah memenangi 18 dari 19 tiebreak rekor tertinggi dalam satu tahun kalender di era Open.
Sabalenka mencatat 46 winner namun juga melakukan 72 unforced error, tanda bahwa pertandingan berlangsung dalam intensitas tinggi. Ia kini mencatatkan 49 kemenangan musim ini, dengan total waktu bertanding hampir 100 jam, terbanyak dibandingkan petenis WTA lain.
Raducanu Beri Perlawanan Terbaik
Meski kalah, Raducanu tampil penuh semangat dan tak gentar menghadapi tekanan. Ia bahkan mencetak poin lebih banyak (125) dibandingkan Sabalenka (122), sebuah statistik yang memperlihatkan betapa tipisnya margin di laga ini.

