WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Laga perdana Rafael Struick bersama Dewa United di Indonesia Super League, Stadion Banten Internasional, Sabtu (9/8/2025), berakhir kurang manis. Sorotan tajam muncul lantaran penyerang 22 tahun itu gagal memberi dampak signifikan di lini depan.
Dewa United harus mengakui keunggulan Malut United dengan skor 1-3 dalam pertandingan tersebut. Bukan hanya karena kekalahan telak, tetapi juga minimnya kontribusi Struick yang membuat pendukung Banten Warriors merasa kecewa.
Manajemen Dewa United merekrut Struick dengan harapan besar setelah tampil di level internasional. Namun, pada debutnya, ia hanya mampu melepaskan dua tembakan satu mengarah ke gawang, satu melenceng. Pemain yang memulai laga sebagai starter itu bahkan harus ditarik keluar dan digantikan Stefano Lilipaly setelah turun minum.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menilai hasil tersebut belum mencerminkan kemampuan sesungguhnya sang pemain. “Pertandingan ini berjalan sangat sulit. Struick adalah tipe pemain yang butuh ruang untuk mengembangkan permainan,” ujar Riekerink kepada awak media, Sabtu (9/8/2025).
Riekerink menambahkan, keputusan menggeser Struick ke posisi sayap setelah 15 menit karena lini tengah terlalu padat. “Menilainya hanya dari laga ini tidak adil. Dia berbakat, mau belajar, dan bekerja keras di latihan,” tegas pelatih asal Belanda itu.
Dewa United akan melakoni laga kedua melawan Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Jumat (15/8) sore WIB. Pendukung Banten Warriors berharap Struick bisa membalas kekecewaan dengan performa yang lebih tajam di Padang. (Berbagai sumber/Aar)

