WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Korlantas Mabes Polri bersama Jasa Raharja, serta Dit Lantas Polda Kalsel Kunjungi SMAN 2 Banjarmasin, Kamsi (7/8) siang.
Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk melakukan diskusi serta evaluasi terkait program diseminasi pembelajaran tertib berlalu lintas di dalam pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah.
Dit Kamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Hamka Mappaita mengatakan SMAN 2 Banjarmasin ditunjuk sebagai pilot projek di Kalsel dalam program tersebut.
Program ini dari hasil evaluasi bersama dengan beberapa pihak terkait, sangat bermanfaat untuk mengurangi angka kecelakaan khususnya bagi para siswa yang masih duduk di bangku sekolah.
Baca Juga
NGERI! Kecelakaan Maut di Simpang Empat Tanbu, Korban Bersimbah Darah di Depan Sonic Chicken
“Untuk di Kalsel sendiri mampu sampai menurunkan angka kecelakaan hingga 13%,” ungkap Hamka.
Hamka menjelaskan, program tersebut sudah berjalan kurang lebih selama 15 tahun, sejak ditandatanganinya MoU antara pihak Polri dengan Kementrian Pendidikan pada 2010 lalu.
“Program ini dirancang untuk menyelamatkan dari generasi ke generasi sejak dulu, jadi tidak ada perubahan. Apabila ada perubahan dari kurikulum sekolah itu sendiri, dari materi tidak akan berubah, namun akan ada penambahan materi dilakukan secara faktual, yang bisa langsung nyata bisa dilihat oleh anak-anak disekolah,” kata Hamka.
“Sebagai contoh, anak murid jangan selalu dikasih materi saja, tetapi sudah mulai mengarah ke evaluasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah,” sambungnya.

