HerTech Banjir Peserta! Ratusan Perempuan Kalsel Dilatih Jadi Ahli AI, Siap Bersaing di Era Digital

“Pelatihan ini menggunakan sistem blended learning: 4 jam tatap muka dan 12 jam pembelajaran daring melalui webinar serta pelatihan mandiri,” jelas Prasasti Dewi, Program Director ICT Watch.

Materi pelatihan disusun agar fleksibel dan dapat diakses kapan saja, memungkinkan para peserta untuk belajar sesuai waktu luang mereka. Lebih dari itu, HerTech juga berambisi membentuk jaringan perempuan pelaku UMKM yang melek teknologi dan saling terhubung lintas wilayah.

“Kami ingin menciptakan ekosistem digital perempuan yang kuat, saling terkoneksi, dan siap mengadopsi AI dalam berbagai sektor—mulai dari ekonomi digital, UMKM, hingga pelayanan publik,” pungkas Prasasti Dewi.

Dengan semangat inklusif dan partisipatif, HerTech di Kalsel menjadi langkah nyata menuju masa depan yang setara, di mana perempuan tak hanya menjadi penonton, tapi juga aktor utama dalam revolusi teknologi.‎(Wartabanjar.com/Ikhsan)

editor: nur muhammad